Barangkali beberapa di antara kita berkali-kali memastikan sesuatu yang seiring waktu, justru terbukti rapuh nan ringkih. Pun sebaliknya, keraguan yang terus dirawat dengan tanya, pada akhirnya mendapati bukti yang nyata. Di mayapada ini, hampir semua pencapaian prestisius dalam sejarah manusia bermula dari penasaranβdari hasrat untuk membuktikan sesuatu, bukan dari kepastian yang mapan dan beku.
Ironisnya, kita kerap memastikan sesuatu yang belum terbukti. Ini kurang lebih sama dengan menolak sesuatu yang belum kita ketahui. Atau menilai kebenaran hanya dari apa yang tertangkap oleh indera, seolah yang tak kasat mata itu tidak layak didamba. Padahal, seringkali, yang menyentuh dan mengisi ruang batin terdalam kita bukanlah hal-hal material: bukan kekuasaan, kedudukan, kesuksesan spektakuler, atau popularitas, bahkan bukan pula doktrin yang sudah diterima dan diamini secara kolektif; melainkan tanya yang tak kunjung padam, petualangan, pencarian, penasaran, keharuan, keheranan, dan kekaguman yang senantiasa membelum di dalam diri.
Konten lengkap tersedia setelah login.
Komentar (0)