Logo
Reset
Search

Cari di Elbusirypedia

Cari artikel & produk dengan cepat.

Hasil untuk: Indonesia

Artikel

24 hasil
Kebudayaan kita 👁 225
Indonesia Tidak Butuh Feminisme
Di sinilah letak sumbangan terbesar buku ini: mengembalikan ingatan kita bahwa sebelum berbagai pengaruh luar membentuk wajah kawasan ini, masyarakat Asia Tenggara telah mengenal tradisi yang memberikan ruang, martabat, dan agensi yang lebih besar pada perempuan sejak dulu. Dalam artian, feminisme sudah lama selesai di Asia Tenggara. Itu!
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Ceritra Pendek 👁 312
KATANYA KAMU BODOH, TAPI KOK SAYA PINTAR?
✍️ Liora Eowyn
Perbincangan Politik 👁 142
Leiden Is Lijden #3
Dunia mengenal sebuah kode etik tak tertulis yang disebut noblesse oblige. Frasa dalam bahasa Prancis yang secara harfiah berarti “kebangsawanan mewajibkan”. Sebuah keyakinan bahwa kedudukan yang tinggi bukanlah hak istimewa untuk berkuasa, melainkan kewajiban mutlak untuk melayani.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Perbincangan Politik 👁 158
Leiden Is Lijden #2
Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sebagai negara hukum, mestinya kita bersandar pada asas tersebut—yang mana telah menjadi ruh terhadap bagaimana memandang rakyat sebagai pengampu kedaulatan.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Perbincangan Politik 👁 255
Leiden Is Lijden
Kasman Singodimejo menyairkan sebuah pepatah kuno yang dalam bahasa Belanda, "Leiden is Lijden", yang berarti memimpin adalah menderita.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Kebudayaan kita 👁 177
Genealogi Bahasa: Dari Perpustakaan Ke Rumah Baca
Pergeseran dari perpustakaan ke rumah baca pada akhirnya adalah pergeseran ideologis: dari pengetahuan sebagai arsip ke pengetahuan sebagai pengalaman; dari institusi ke komunitas; dari pengelolaan ke pengasuhan.
✍️ @Suharsono
Wajah Pendidikan 👁 284
Antara Pendidikan, Ekonomi, dan Politik: Sebuah Pertanyaan yang Selalu Kembali
Pendidikan tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu berkelindan dengan kepentingan ekonomi dan keputusan politik. Tulisan ini mempertanyakan apakah pendidikan kita benar-benar mentransformasi masyarakat, atau hanya mempertahankan sistem yang ada.
✍️ Wahyu Wulandari
Wajah Pendidikan 👁 198
Pembangunan di Meja Makan, Masa Depan Tertinggal di Ruang Kelas
✍️ Ebtafil mukti
Perihal Agraria 👁 227
Ketika Anak Muda Tidak Ingin ke Sawah: Siapa Yang Akan Memberi Kita Makan?
Masa depan pertanian indonesia tidak ditentukan oleh luas lahan atau banyaknya pupuk, melainkan oleh siapa yang bersedia mengelolanya dengan pengetahuan, teknologi, dan visi jangka panjang
✍️ Ebtafil mukti
Perihal Agraria 👁 241
Eksplotasi Pertanian Melalui Pestisida: Ketergantungan yang Menjerat Alam dan Petani
Pestisida seharusnya menjadi alat terakhir bukan kebiasaan harian. Pertanian Indonesia membutuhkan keberanian untuk keluar dari ilusi Solusi instan, dan mulai membangun sistem yang berpihak pada pengetahuan, keberlanjutan, dan martabat petani.
✍️ Ebtafil mukti