Logo
βŒ•
πŸ“š Jelajahi Artikel β€’ 9 artikel tersedia

Kategori: Perbincangan Politik

Terbaru β€’ Reset filter
πŸ”

Artikel Terbaru

cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah πŸ‘οΈ 13 πŸ•’ 26 Mar 2026
Leiden Is Lijden #5

Melihat bagaimana negara bekerja hari ini, tidakkah naif apabila kita masih berharap bahwa jargon "Generasi Emas" saat kalender telah menunjukkan angka 2045 benar-benar dapat terwujud, atau hanya sekadar utopia belaka?

Β© Copyright: Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah πŸ‘οΈ 14 πŸ•’ 26 Mar 2026
Leiden Is Lijden #4

Keadilan tidak runtuh karena kurangnya aturan, melainkan karena hilangnya keberanian untuk menjaga nurani hukum itu sendiri.

Β© Copyright: Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
cover
πŸ“ Perbincangan Politik ✍️ @Suharsono πŸ‘οΈ 18 πŸ•’ 24 Mar 2026
Pangan: Arah Baru Geopolitik

Tanpa listrik, satelit, atau jaringan komunikasi, sebagian besar teknologi digital menjadi tidak berguna. Server tidak bisa bekerja. Sistem keuangan berhenti. Infrastruktur logistik runtuh. Dalam situasi seperti ini, nilai tertinggi tidak lagi berada pada perusahaan teknologi atau pasar saham. Nilai tertinggi berada pada tanah yang bisa ditanami.

Β© Copyright: @Suharsono
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah πŸ‘οΈ 37 πŸ•’ 17 Mar 2026
Leiden Is Lijden #3

Dunia mengenal sebuah kode etik tak tertulis yang disebut noblesse oblige. Frasa dalam bahasa Prancis yang secara harfiah berarti β€œkebangsawanan mewajibkan”. Sebuah keyakinan bahwa kedudukan yang tinggi bukanlah hak istimewa untuk berkuasa, melainkan kewajiban mutlak untuk melayani.

Β© Copyright: Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah πŸ‘οΈ 43 πŸ•’ 17 Mar 2026
Leiden Is Lijden #2

Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sebagai negara hukum, mestinya kita bersandar pada asas tersebutβ€”yang mana telah menjadi ruh terhadap bagaimana memandang rakyat sebagai pengampu kedaulatan.

Β© Copyright: Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah πŸ‘οΈ 126 πŸ•’ 17 Mar 2026
Leiden Is Lijden

Kasman Singodimejo menyairkan sebuah pepatah kuno yang dalam bahasa Belanda, "Leiden is Lijden", yang berarti memimpin adalah menderita.

Β© Copyright: Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Iklan
cover
πŸ“ Perbincangan Politik ✍️ @Suharsono πŸ‘οΈ 59 πŸ•’ 05 Mar 2026
Perang Dunia Ke-3: Sebuah Event Tahunan yang Selalu Gagal Terlaksana

Kalau pun dunia pada akhirnya tidak jadi hancur, linimasa pasti akan menemukan kiamat versi baru. Selalu ada ancaman yang bisa diperbesar, selalu ada konflik yang bisa disulap menjadi trailer film apokaliptik. Dan kita, seperti biasa, akan siap panik lagi dengan penuh semangat. Karena di era ini, ketakutan bukan hanya reaksi, melainkan juga gaya hidup digital yang paling mudah diakses.

Β© Copyright: @Suharsono
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Nur Wahyu Hidayat, M.Pd πŸ‘οΈ 118 πŸ•’ 27 Jan 2026
Cermin Retak Ibu Pertiwi: Dilema Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Kolektif

Indonesia, sebuah bangsa besar yang kaya akan sumber daya dan budaya, seringkali dihadapkan pada dilema pelik dalam panggung politiknya. Di tengah harapan akan kemajuan dan kesejahteraan, tak jarang kita menyaksikan fenomena yang mengikis kepercayaan publik: wajah-wajah yang seharusnya menjadi teladan justru tersandung kasus-kasus memalukan, sementara mereka yang berpotensi membawa perubahan positif justru terpinggirkan atau memilih jalan sunyi. Gambaran ini, meskipun pahit, adalah realitas yang perlu kita hadapi dengan kepala jernih.

Β© Copyright: Nur Wahyu Hidayat, M.Pd
cover
πŸ“ Perbincangan Politik avatar ✍️ Muhammad Suryadi R πŸ‘οΈ 116 πŸ•’ 25 Jan 2026
Kebijakan Polugri Bebas Aktif yang Perlu Main Zig-Zag

kebijakan politik luar negeri bebas aktif yang perlu main zig-zag adalah refleksi kenyataan strategis. Dalam dunia yang tidak lagi hitam-putih, kemampuan berbelok tanpa kehilangan tujuan adalah kekuatan. Indonesia tidak harus memilih satu sisi untuk tetap berdaulat. Yang dibutuhkan adalah manuver terarah, konsistensi nilai, dan visi jauh ke depan. Dunia berubah cepat, dan hanya negara yang mampu membaca arah angin yang akan bertahan dan pada gilirannya akan mempengaruhi arah perjalanan bangsa itu sendiri.

Β© Copyright: Muhammad Suryadi R