Logo
Reset
Search

Cari di Elbusirypedia

Cari artikel & produk dengan cepat.

Hasil untuk: Ekonomi

Artikel

24 hasil
Isu-isu Teknologi 👁 45
Kecerdasan Artifisial
Bagaimana pun AI tetaplah AI. Ibarat makanan, AI sebetulnya terlalu manis. Jadinya, alih-alih menyehatkan, ia malah memicu dan memacu pertumbuhan penyakit.
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Kebudayaan kita 👁 225
Indonesia Tidak Butuh Feminisme
Di sinilah letak sumbangan terbesar buku ini: mengembalikan ingatan kita bahwa sebelum berbagai pengaruh luar membentuk wajah kawasan ini, masyarakat Asia Tenggara telah mengenal tradisi yang memberikan ruang, martabat, dan agensi yang lebih besar pada perempuan sejak dulu. Dalam artian, feminisme sudah lama selesai di Asia Tenggara. Itu!
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Seputar Ekonomi 👁 138
Catatan dari Lorong-Lorong Swalayan
Barangkali, ujian terbesar manusia modern bukan lagi bagaimana memperoleh sesuatu, melainkan bagaimana mengetahui kapan sesuatu itu sudah cukup. Kapan kita harus berhenti, atau kapan kita mesti melangkah.
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Kebudayaan kita 👁 327
Tubuh, Mitos dan Status Quo.
Di sinilah, saya kira, film ini menjadi menarik sebagai medium pengetahuan sekalipun ia tidak akan pernah sama dengan membaca buku, menurut saya. Ia tidak sekadar memotret realitas, tetapi juga membongkar cara realitas diproduksi dan disebarluaskan.
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Perbincangan Politik 👁 238
Oportunisme di Balik Retorika: Seni Menjadi Munafik di Tengah Kisru Global
Pada akhirnya, kisruh global bukan hanya soal konflik senjata atau perebutan wilayah, melainkan ujian bagi kejujuran intelektual dan moral kita.
✍️ Scandy Lumaela
Potret (Keber)Agama(an) 👁 287
Pendangkalan dan Penjarakan
Tantangan terbesar kita saat ini bukan sekadar mempertahankan nilai, tapi mengembalikan keseimbangan antara iman, pengetahuan, dan keadilan sosial.
✍️ Burhanuddin Elbusiry
Perbincangan Politik 👁 146
Pangan: Arah Baru Geopolitik
Tanpa listrik, satelit, atau jaringan komunikasi, sebagian besar teknologi digital menjadi tidak berguna. Server tidak bisa bekerja. Sistem keuangan berhenti. Infrastruktur logistik runtuh. Dalam situasi seperti ini, nilai tertinggi tidak lagi berada pada perusahaan teknologi atau pasar saham. Nilai tertinggi berada pada tanah yang bisa ditanami.
✍️ @Suharsono
Perbincangan Politik 👁 142
Leiden Is Lijden #3
Dunia mengenal sebuah kode etik tak tertulis yang disebut noblesse oblige. Frasa dalam bahasa Prancis yang secara harfiah berarti “kebangsawanan mewajibkan”. Sebuah keyakinan bahwa kedudukan yang tinggi bukanlah hak istimewa untuk berkuasa, melainkan kewajiban mutlak untuk melayani.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Perbincangan Politik 👁 158
Leiden Is Lijden #2
Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sebagai negara hukum, mestinya kita bersandar pada asas tersebut—yang mana telah menjadi ruh terhadap bagaimana memandang rakyat sebagai pengampu kedaulatan.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah
Perbincangan Politik 👁 255
Leiden Is Lijden
Kasman Singodimejo menyairkan sebuah pepatah kuno yang dalam bahasa Belanda, "Leiden is Lijden", yang berarti memimpin adalah menderita.
✍️ Andi Muhammad Rifqi Fatahillah