Artikel
Artikel Terbaru
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 45
π 10 Sep 2026
Bagaimana pun AI tetaplah AI. Ibarat makanan, AI sebetulnya terlalu manis. Jadinya, alih-alih menyehatkan, ia malah memicu dan memacu pertumbuhan penyakit.
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 225
π 24 Aug 2026
Di sinilah letak sumbangan terbesar buku ini: mengembalikan ingatan kita bahwa sebelum berbagai pengaruh luar membentuk wajah kawasan ini, masyarakat Asia Tenggara telah mengenal tradisi yang memberikan ruang, martabat, dan agensi yang lebih besar pada perempuan sejak dulu. Dalam artian, feminisme sudah lama selesai di Asia Tenggara. Itu!
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 355
π 12 Aug 2026
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 138
π 05 Aug 2026
Barangkali, ujian terbesar manusia modern bukan lagi bagaimana memperoleh sesuatu, melainkan bagaimana mengetahui kapan sesuatu itu sudah cukup. Kapan kita harus berhenti, atau kapan kita mesti melangkah.
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 478
π 03 Jun 2026
Kematian selalu hadir di hadapan manusia sebagai misteri yang paling dekat sekaligus paling jauh. Dekat karena tidak seorang pun dapat menghindarinya; jauh karena tidak seorang pun benar-benar dapat menjangkaunya selama ia masih hidup.
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 327
π 24 May 2026
Di sinilah, saya kira, film ini menjadi menarik sebagai medium pengetahuan sekalipun ia tidak akan pernah sama dengan membaca buku, menurut saya. Ia tidak sekadar memotret realitas, tetapi juga membongkar cara realitas diproduksi dan disebarluaskan.
βSebenarnya anak ini pintar, tapi tidak tahu kenapa, setelah pulang dari kampungnya, dia kelihatan nakal,β ujar pengasuh yayasan Panti asuhan saat itu, ketika bapak dari anak perempuan tersebut didatangkan ke asrama.
Satu kalimat yang mengingatkan saya pada masa muda yang penuh dengan ke-galau-an yaitu, 'Dari sekian banyak cara untuk mati, yang terburuk adalah melanjutkan hidup.'
βοΈ Scandy Lumaela
ποΈ 237
π 15 Apr 2026
Pada akhirnya, kisruh global bukan hanya soal konflik senjata atau perebutan wilayah, melainkan ujian bagi kejujuran intelektual dan moral kita.
βοΈ Burhanuddin Elbusiry
ποΈ 577
π 14 Apr 2026
Demokrasi bukan hanya sekadar sistem politik, tetapi juga pola pikir dan pola sikap. Ia menuntut kita dewasa dalam bernalar, bukan kebebasan tanpa standar.